2 Januari 2025
Aku bangun dengan hati yang sangat perih..
Rasanya lebih baik mati daripada hidup dengan kelopak yang hancur ini
Aku ijin kerja
Doa rutin itu tetap aku jalankan
Langkah ku lemah
Badan ku lemah
Ku cari lagi memory mana yang harus ku ampuni,
Mungkin masih ada sehingga aku mengalami ini pikir ku..
Ku pejamkan mata, memory nya datang namun sedih nya sudah hilang..
Sudah ku terima dan ampuni..
"Lalu, apalagi Tuhan?" Tanya ku..
"Berserah" suara yang sangat lembut itu menyapa..
🌻
Jantungku kembali berdetak kencang
Intimidasi itu datang lagi
Tak ku dapatkan apa pun sampai jam 12 siang.
Ku jalankan doa rutin ku
Setelah itu aku meminta Tuhan datang padaku
Ku pejamkan mata ku
Apa pun tak ku dapat
Hanya kegelapan tapi... kali ini berbeda..
Ada damai sejahtera disana..
Rasanya tenang..
Entah berapa lama aku sudah di bawa dalam ketenangan itu, aku hanya diam tapi tidak tertidur..
Lalu aku buka mata, menenggak sedikit air
Kemudia melanjutkan memanggil Allah..
Kali ini aku memanggil kesayanganku Bunda Maria juga..
Seketika tubuh ku seperti di urapi
Aku bicara banyak hal sore ini
Aku lepaskan segala kutuk, segala kata kata negatif
Aku meminta Allah mengisi ku dengan cintaNya
Aku sudah mati beberapa detik yang lalu.
Bili yang dulu berharap mati benar benar sudah mati beberapa detik yang lalu.
Kehidupan lama ku sudah ku bunuh beberapa detik yang lalu.
Dia sudah mati.
🌻
Kemudian Allah membangkitkan aku.
Dengan cintanya dia membangkitkan aku
Tubuhku terasa di urapi
Segala api membara di tubuh hingga hati ku
Aku lahir baru hari ini
Aku mendapat missi
Aku akan menjadi pendoa bagi banyak anak
Aku akan belajar masak dan membagikan kasih ku kepada anak anak panti
Aku akan membantu mereka yang sedang melewati hal yang aku alami.
Aku akan memeluk banyak anak
Menjadi salah seorang obat bagi batin mereka yang terluka
Aku sudah lahir kembali, lahir dengan pribadi yang aku rindukan
Aku lahir sebagai bunga matahari yang benar benar cantik
Benar benar bersinar
Aku lahir dengan segala cinta kasih Allah
Aku akan memancarkan cinta itu kesemua orang
Dendam, benci, iri, kepahitan sudah mati di dalam diri ku..
Aku tumbuh jadi Putri kesayangan Allah
Dan aku pun akan menjadi seorang ibu istri yang membawa keluarga ku kepada Allah..
Amin..
Comments
Post a Comment